Home > Pasar Internasional > Apakah dolar AS bisa bangkit lagi?

Apakah dolar AS bisa bangkit lagi?

November 8th, 2010 Leave a comment Go to comments

Setelah the Fed pada hari Kamis dini hari memutuskan untuk melakukan quantitative easing lanjutan dengan membeli obligasi pemerintah senilai US$600 billion selama 8 bulan kedepan untuk memacu pertumbuhan ekonomi AS, the dollar index turun kelevel terendah dalam kurun 11 bulan di 75.631.

The Fed menggambarkan bahwa kondisi ekonomi Amerika saat ini berjalan lambat dan sektor ketenagakerjaan masih muram sementara tekanan inflasi cenderung masih lemah.  Oleh karena itu, bank sentral AS akan melakukan pembelian aset (longer term Treasury bonds) senilai 75 milyar dolar AS per bulannya dan peninjauan berkala secara regular untuk mengetahui seberapa jauh kebutuhan agar dapat disesuaikan dengan laju perkembangan pertumbuhan ekonomi.

Tetapi pada hari berikutnya dolar AS akhirnya berhasil menguat lagi berkat rilis data sektor ketenagakerjaan AS atau non-farm payrolls yang jauh melebihi ekspektasi.  Seperti dapat Anda lihat pada grafik dibawah ini, indeks dolar pekan yang lalu ternyata ditutup sedikit diatas support kuat selama 3 tahun terakhir di sekitar 76.20.

Maka boleh disimpulkan bahwa dalam jangka pendek dolar AS cenderung oversold atau

jenuh jual, sementara risk assets – saham dan komoditas – malahan overbought.  Jadi investor sebaiknya mewaspadai rebound yang segera dapat terjadi, meskipun kebijkan baru the Fed potensial akan memberikan tekanan pada nilai tukar dolar AS terhadap mata uang dunia dalam jangka menengah-panjang.

Dampak terhadap mata uang utama lainnya

Setelah euro sempat menembus level tertinggi sepanjang 9 bulan terakhir terhadap dolar AS di 1.4281, mata uang tunggal Eropa kembali masuk dalam kisaran antara 1.3696 dan 1.4157 (lihat grafik dibawah ini).  Menyusul apresiasi EUR/USD agak “habis tenaga”, yang ditunjukkan oleh RSI (Relative Strength Index) pada daily chart yang sudah berada diatas 70, euro kemungkinan akan berkonsolidasi terlebih dahulu sebelum melanjutkan penguatannya.

Jika euro dapat menembus resistance secara signifikan, target berikutnya adalah medium term trend line resistance yang kini berada di level 1.4527 dan lebih lanjut 1.50 sebagai target terjauhnya.

Kedua target sungguh masuk akal karena EUR/USD di 1.45 mengindikasikan sebuah penurunan di dollar index ke 74an sedangkan target pada 1.50 akan menekan indeks dolar ke sekitar 71, yang merupakan level terendahnya sepanjang sejarah. 

Rupanya poundsterling atau GBP/USD belakangan ini lebih perkasa daripada euro, dan pada hari Jumat lalu masih bertahan diatas resistance di sekitar 1.61.  Poundsterling dalam 2 hari terakhir ditopang berita bahwa Bank of England mempertahankan suku bunga dilevelnya saat ini dan belum akan menerapkan program pembelian aset serupa QE2.

Setelah GBP/USD berhasil memecahkan resistance di 1.6104, poundsterling kemungkinan akan menguat lebih lanjut ke 1.6457 (lihat grafik diatas ini).  Level tersebut merupakan level tertinggi tahun ini yang tercapai pada 19 Januari, dan hanya sebuah target dalam jangka pendek.

Bahkan poundsterling tetap berpeluang untuk naik lebih kencang lagi ke 1.80 hingga 1.90, jika dollar index dalam beberapa bulan kedepan anjlok ke all-time low di 71.314.  Jadi investor disarankan untuk mengikuti trennya saja, karena the trend is your best friend, bukankah begitu?

Akhirnya rajanya diantara valuta asing, yaitu Aussie dollar, telah melampaui level paritasnya terhadap dolar AS setelah RBA (Reserve Bank of Australia) pada hari Selasa kemarin secara mengejutkan menaikkan tingkat suku bunganya dengan 25 basis poin ke 4,75%.  Keputusan tersebut tentunya merangsang minat investor untuk menempatkan dananya pada instrumen investasi yang menjanjikan imbal hasil tinggi seperti AUD/USD

Selain itu, Aussie dollar juga didukung oleh kinerja ekonomi dari ekspor komoditas seperti emas sebagai salah satu pemasukan besar Australia, dan kedekatannya secara geografis dengan Cina yang membutuhkan banyak komoditas yang dimiliki oleh negeri kanguru itu.

Seperti dapat Anda lihat pada grafik diatas ini, uptrend hanya terhenti sejenak untuk “beristirahat sambil mengambil nafas” antara 0.9649 dan 1.0003.  Kini Aussie dollar sudah memecahkan resistance secara meyakinkan dan kemungkinan akan menuju ke target terdekat di 1.0357.

Kesimpulan

Dolar AS telah oversold atau jenuh jual pada saat ini, yang dibuktikan oleh RSI di daily chart yang sedang berada dibawah 30.  Lalu dollar index juga bertengger dekat support kuat dalam 3 tahun terakhir.  Jadi jangan heran apabila dolar AS mengalami rebound dari penurunan tajamnya, dan dengan demikian menahan penguatan mata uang utama lainnya untuk sementara waktu.

Mari kita perhatikan dollar index dengan seksama dalam beberapa hari kedepan.  Jika dolar AS ternyata mampu menguat secara terbatas, investor sebaiknya BUY ON WEAKNESS euro, poundsterling, maupun Aussie dollar di sekitar 1.37-1.38, 1.60-1.61, dan level paritasnya. 

 

 

 

Categories: Pasar Internasional Tags:
  1. wince
    November 8th, 2010 at 23:37 | #1

    Pak nico, aud nya sebaiknya dibeli di kisaran harga berapa dalam beberapa hari ini? terimakasih

    • nico
      November 9th, 2010 at 06:59 | #2

      Dear Wince,

      Silahkan Anda membaca artikel terakhir saya mengenai pasar valuta asing, thx.

      Salam sejahtera

      Nico

  2. charles
    November 10th, 2010 at 04:52 | #3

    salam hormat PAK NICO

    saat ini euro dan gbp telah turun [1.375 dan 1.599]. apakah saait ini sudah waktunya saya beli curenncy tsb…? mohon saran dan petunjuk pak NICO

    • nico
      November 11th, 2010 at 14:11 | #4

      Dear pak Charles,

      Saran maupun petunjuk sudah saya berikan dalam artikel terakhir saya yang berjudul “Apakah dolar AS bisa bangkit lagi?”

      Tolong perhatikan level 78.61 di dollar index kedepan, karena level tersebut merupakan level kunci untuk sementara waktu. Apabila level itu berhasil dipecahkan keatas, dolar AS kemungkinan akan bisa menguat lebih lanjut. Tetapi jika dollar index tidak dapat menembus 78.61 dan tertahan dibawahnya euro, gbp dan aud kemungkinan akan terapresiasi lagi terhadap dolar AS.

      Yang penting dalam trading valuta asing adalah bahwa kita mempunyai trading plan yang terdiri dari 3 hal:
      1. entry point atau titik masuk;
      2. exit point atau titik keluar;
      3. stop loss atau titik dimana kita keluar apabila posisi kita berlawanan dengan arah pergerakan pasar.

      Seperti dapat Anda lihat diatas ini, stop loss adalah komponen yang vital dari setiap trading plan, dan seharusnya ditempatkan pada saat kita buka posisi yang baru. Ini bisa dilakukan lewat OCO dimana kita membuka suatu posisi baru, dan langsung menyertakan limit order maupun stop loss order.

      Mengapa harus stop loss? Karena tidak seorang pun dapat memastikan secara 100% apa yang akan terjadi di masa yang akan datang. Maka kita sebaiknya menggunakan stop loss untuk meminimalisir kerugian dan mengamankan modal dalam jangka panjang. Banyak investor telah kehilangan seluruh modalnya karena tidak mau menerapkan manajemen risiko. Please don’t let that happen to you dan selalu gunakanlah sebuah stop loss!!

      Semoga sukses selalu dan salam sejahtera

      Nico

  3. charles
    November 12th, 2010 at 09:53 | #5

    salam hormat PAK NICO

    bolehkah saya minta saran dan petunjuk untuk kelola dana pensiun saya agar uang parkir

    tsb dapat hasil lebih dari deposito.? dana pensiun sebesar 400’0000 usd,sering saya pakai

    20% s/d 50% main forex dgn beli valuta pada saat saya rasa harga sudah cukup rendah lalu

    saya simpan pada rek tab valuta tsb tunggu naik lalu saya jual dan balik kembali jadi usd.

    disini saya minta saran dan petunjuk PAK NICO solusi kelola dana tsb agar dapat lebih

    berkembang yg mana cita2 saya mau pensiun dgn dana satu juta usd 8 tahun kedepan..

    salam sejahtera. charles

    • nico
      November 12th, 2010 at 14:21 | #6

      Dear pak Charles,

      Pertama-tama saya ingin minta maaf karena saya membuat kesalahan dalam jawaban saya yang terlebih dahulu. Seharusnya level kunci yang perlu diperhatikan kedepan di dollar index adalah 78.364 dan BUKAN 78.61. Jadi apabila dollar index tidak berhasil ditutupi diatas level tersebut, seharusnya euro bertahan diatas 1.36. Tetapi jika dollar index ternyata dapat menembus 78.364 secara signifikan, kemungkinan indeks dolar dan euro masing-masing kemungkinan akan menuju ke target berikutnya di 80 (yang juga merupakan level psikologisnya) dan 1.33.

      Setelah saya mengelola uang selama 12 tahun, saya mempelajari bahwa sebetulnya hanya 3 hal diperlukan untuk menghasilkan return yang memuaskan yaitu:
      1. suatu sistem atau metode yang memberikan sinyal kapan kita harus beli dan jual;
      2. manajemen risiko yang dapat membatasi kerugian kita pada saat pasar bergerak berlawanan dengan posisi kita;
      3. pengendalian emosi agar tidak mengikuti perasaan kita selama bertransaksi di pasar valuta asing.

      Saya secara pribadi paling menyukai Aussie dollar dan Singapore dollar dalam jangka panjang karena kedua mata uang cukup menjanjikan dalam 5 tahun kedepan.

      Tentunya masing-masing investor harus menentukan sistem apa yang akan digunakan, apakah akan trading dalam jangka pendek atau cenderung ingin berinvestasi dalam jangka panjang, mata uang apa yang paling disukai, dan sebagainya.

      Saya sendiri tidak dapat memberikan jawaban yang pasti terhadap pertanyaan Bapak karena belum tahu risk profile, umur, jumlah dana yang ingin diinvestasikan, dan time horizon Bapak. Perlu konsultasi secara pribadi karena setiap orang berbeda-beda dan mempunyai kepribadian berbeda-beda.

      Semoga jawaban ini memuaskan Bapak. Sukses selalu dan semoga Tuhan memberkati!

      Nico

  4. charles
    November 12th, 2010 at 15:40 | #7

    salam hormat PAK NICO.

    Terima kasih saya ucapkan pada PAK NICO,umur saya 45 thn rencana pensiun dagang pada umur 55 thn.saya pilih main forex jangka pendek[tiap jenis valuta paling lama pegang 30 hari]. seperti hari ini saya beli aud[0.9850] 50.000 usd. beli sgd[1.2960] 20.000 usd. beli cad [1.01380] 50.000 usd.ini semua saya lakukan karena saya baca ulasan dari pak NICO hingga bertambah keyakinan saya. ada beli juga jpy[82.400] 30.000 usd dan euro [1.3620] 20.000 usd. ini atas felling sendiri. saya minta saran dan petunjuk pak NICO di harga berapa jual masing2 valuta tsb. kalau boleh saya dibina agar mengerti seluk beluk metode atau sistim kapan saat tepat suatu valuta dibeli dan dijual.

    semoga bapak berkenan membalas pertanyaan saya ini. god bless you. charles

    • nico
      November 13th, 2010 at 06:32 | #8

      Dear pak Charles,

      Saya sarankan Bapak membaca bukunya dari Dr. Alexander Elder yang berjudul “Trading for a Living”.

      Sekali lagi, untuk berhasil di pasar valuta asing – dan juga pasar lain tentunya – Anda membutuhkan 3 hal yaitu suatu metode atau sistem, manajemen resiko, dan pengendalian emosi. Yang paling penting dari ketiga hal tersebut adalah pengendalian emosi yang sangat akan menentukan hasil akhir Anda dalam berinvestasi.

      Saya berencana menulis buku mengenai berinvestasi di pasar modal Indonesia, dan akan memasuki sebuah bagian yang cukup besar mengenai psikologi trading.

      Salam sejahtera

      Nico

  5. November 13th, 2010 at 05:40 | #9

    Really nice post,thank you

    • nico
      November 13th, 2010 at 06:25 | #10

      Most welcome Ron and have a great weekend!

      Cheers

      Nico

  6. November 17th, 2010 at 07:47 | #11

    Pretty nice post. I just stumbled upon your blog and wanted to say that I have really enjoyed browsing your blog posts. In any case I’ll be subscribing to your feed and I hope you write again soon!

    • nico
      November 20th, 2010 at 05:11 | #12

      Thanks for your feedback and I do hope to keep up the good work in the future!

      Good luck to you…

      Nico

  7. November 18th, 2010 at 01:30 | #13

    Great work keep it coming

  8. December 2nd, 2010 at 16:22 | #14

    woh I enjoy your articles , saved to my bookmarks ! .

    • nico
      December 5th, 2010 at 05:00 | #15

      Dear Virgina,

      Thanks a lot and good luck to you!

      Cheers

      Nico

  1. November 10th, 2010 at 16:36 | #1