Home > Rekomendasi Saham > PRESENTASI KABAR PASAR PAGI – TV ONE (08-11-2010)

PRESENTASI KABAR PASAR PAGI – TV ONE (08-11-2010)

November 8th, 2010 Leave a comment Go to comments

1. PERGERAKAN HARGA SAHAM 4 HARI TERAKHIR

2. PREDIKSI IHSG

IHSG hari ini diprediksi bergerak antara

SUPPORT      : 3600

RESISTANCE  : 3670

3. FAKTOR PENGGERAK SAHAM (3 FAKTOR UTAMA)

A.  Akumulasi beli saham yang masih murah

B.   Perhatikan resistance di level 3670!

C.  IPO KS dan Agung Podomoro Land

4. 5 SAHAM REKOMENDASI PERDAGANGAN

Pusatkan perhatian pada perusahaan pilihan dengan:

■    pertumbuhan penjualan dan laba bersih;

■    dividend yield yang tinggi;

■    cash flow yang sehat.

1) PNLF

  1. Laba bersih 1H10 naik 94%
  2. P/E 2010 < 8x
  3. Jumlah kepemilikan saham di PNBN 44,67% (atau 10,76 milyar saham)
  4. Laba bersih PNBN 3Q10 naik 80,6%
  5. Panin Life (PNLF) sejak 14 Januari 2010 resmi berganti nama menjadi Panin Financial
  6. Akan menjadi perusahaan yang bergerak di bidang jasa konsultasi bisnis, manajemen, dan administrasi
  7. Menargetkan pendapatan premi 2010 sebesar 1,24 trilyun atau naik 20% YoY

REKOMENDASI: STRONG BUY

TARGET HARGA: Rp315

2) DILD

  1. Laba bersih 3Q10 naik 1.902%
  2. P/E 2011F < 10x
  3. Berencana mengembangkan superblok West One City di Daan Mogot, Jakarta Barat, pertengahan 2011
  4. Telah mendapatkan pinjaman dana senilai Rp130 milyar dari BBRI dan BBKP untuk membangun Hotel Whiz di Yogyakarta, Semarang, Surabaya, dan Jakarta
  5. Berencana memulai pembangunan terpadu dikawasan TB Simatupang, Jakarta Selatan
  6. Telah menuntaskan akuisisi 3 lahan seluas 1597 ha di DKI Jakarta dan Banten senilai Rp1,7 trilyun
  7. Memacu pengembangan Graha Natura di Surabaya Barat
  8. Sedang mengerjakan pengembangan gedung perkantoran strata title dari Intiland Tower Surabaya
  9. Proyek Ngoro Industrial Park (NIP) seluas 225 ha telah memasuki tahap II dan kini sedang dalam pengerjaan infrastruktur serta diharapkan selesai pada 2011

REKOMENDASI: STRONG BUY

TARGET HARGA: Rp830

3) INTP

  1. Laba bersih 3Q10 naik 27%
  2. Marjin usaha naik dari 34,3% ke 36,7%
  3. Free cash flow 2011F > Rp3 trilyun
  4. Menambah kapasitas terpasang sebanyak 1,5 juta ton menjadi 18,6 juta ton per tahun
  5. ROE > 25%
  6. Utilisasi pabrik semen INTP saat ini baru difungsikan sebesar 75%
  7. FY09 cash naik 232% ke Rp2,6 trilyun

REKOMENDASI: BUY

TARGET HARGA: Rp19.950

4) GJTL

  1. Laba usaha 3Q10 naik 29,4%
  2. Beban bunga 3Q10 turun 32%
  3. Akan meningkatkan kapasitas produksi ban motor sebesar 62% (dari 65 ribu unit per hari menjadi 105 ribu unit per hari)
  4. Berencana meningkatkan kapasitas produksi ban radial dari 35-36 ribu unit per hari menjadi 45 ribu unit per hari atau naik 27%
  5. Telah menaikkan harga bannya dengan lebih dari 10% tahun ini
  6. Akan memulai produksi ban radial khusus untuk kendaraan besar, seperti bus dan truk di tahun 2011
  7. Hingga akhir tahun ini GJTL memprediksi kapasitas produksi ban bisa mencapai 28 juta unit, atau naik 4 juta unit dibandingkan tahun sebelumnya
  8. Menargetkan penjualan bersih pada tahun 2010 mencapai Rp9,92 trilyun, atau naik sekitar 20%-25% YoY dibandingkan tahun lalu sebesar Rp7,94 trilyun
  9. ROE 2011F > 25%

REKOMENDASI: STRONG BUY

TARGET HARGA: Rp3.100

5) CMNP

  1. Laba bersih 3Q10 naik 398%
  2. P/E ratio CMNP masih dibawah 5x
  3. OPM 60% dan NPM 109%
  4. Pada 2011 mengalokasikan dana belanja modal sebesar Rp550 milyar
  5. Cash naik tajam 193% dari Rp74 milyar menjadi Rp217 milyar
  6. Membiayai proyek jalan tol Depok-Antasari yang mulai digarap awal 2011 dengan investasi awal Rp500 milyar
  7. Hutang hanya 0,47x modalnya
  8. Menandatangani kontrak kerjasama dengan Nusatel (penyedia jaringan fiber optik) di jalan tol Cawang-Tanjung Priok

REKOMENDASI: STRONG BUY

TARGET HARGA: Rp2.200

Categories: Rekomendasi Saham Tags:
  1. Azyo
    November 10th, 2010 at 11:28 | #1

    Sore pak Nico
    utk kedepannya apakah saham dild ini bisa kita pegang long term ya pak nico? gimana caranya jika kita mau pilih saham long term? saham agung podomoro sudah mau ipo apakah mempengaruhi saham dild ini

    • nico
      November 11th, 2010 at 13:56 | #2

      Dear Azyo,

      Pada saat ini saya tetap merekomendasikan DILD karena masih cukup murah dan secara fundamental masih menjanjikan kedepan. Dengan target price di Rp830, profit potential lebih dari 50% sedangkan downside relatif terbatas.

      Secara teknikal DILD sedang membentuk base atau basis yang kokoh. Makin lama pembuatan basis ini berlangsung, makin kuat peluncuran di kemudian hari. Pendek kata, kita memang harus sabar sekali apabila kita memiliki saham ini karena tidak tahu kapan DILD akan take off alias menguat dan menuju ke nilai intrinsiknya.

      Saya sendiri selalu memilih saham yang masih berada 20% sampai 50% dibawah nilai intrinsiknya agar saham tersebut pantas untuk dipegang dalam jangka panjang. Sementara saham yang sudah relatif mahal atau mendekati bahkan melebihi nilai intrinsiknya sebaiknya hanya diperdagangkan dalam jangka pendek saja karena upside sudah terbatas dan risiko lebih besar.

      Sukses selalu untuk Anda dan keluarga!

      Nico

  2. rony
    November 17th, 2010 at 06:15 | #3

    dear nico,

    dulu seingat saya anda pernah memberikan rekomendasi juga tentang DGIK dengan target 210 strong buy..tapi kok sampai sekarang (kurang lebih udah jalan satu tahunan nih) kok DGIK nya belum banyak kemajuaannya ya?apakah sebaiknya saya lepas saya sekarang?atau tahan lagi 1 tahun?

    • nico
      November 20th, 2010 at 05:10 | #4

      Dear pak Rony,

      Pada dasarnya DGIK mempunyai fundamental yang cukup bagus, tetapi likuiditasnya akhir-akhir ini kurang memuaskan.

      Suatu hal yang kita selalu perlu ingat sebagai investor adalah: saham bagus belum tentu naik, dan saham yang kurang baik secara fundamental bisa naik (contohnya TMPI yang dulu naik ratusan persen dalam setahun tanpa didukung oleh fundamental yang bagus).

      Saya hanya memberikan rekomendasi saham berdasarkan kondisi fundamentalnya dan tentunya tidak mengetahui apakah saham tersebut benar-benar akan naik atau tidak. Selain itu, saya juga tidak dapat memberitahu di harga berapa Anda sebaiknya beli maupun jual karena itu sepenuhnya merupakan keputusan masing-masing investor.

      Keputusan itu ada di tangan Bapak dan tergantung time horizon Bapak dalam berinvestasi. Apabila Bapak seorang trader, saya yakin Bapak telah lama melepasnya karena tidak sesuai dengan harapan Bapak. Tetapi jika Bapak seorang investor, mungkin dapat ditahan untuk 5 tahun kedepan.

      Saya secara pribadi berani mempertahankan saham selama 5, 10 bahkan 20 tahun kedepan apabila kondisi fundamental masih menjanjikan kedepan (PTBA menurut saya pantas dipegang dalam jangka yang sangat panjang).

      Oh yeah, mengapa saya sudah lama tidak merekomendasi saham tersebut lagi di TVOne? Alasannya sebetulnya cukup sederhana: hanya karena jumlah saham yang diperdagangkan kecil jadi saya khawatir investor terjebak pada saat terjadi koreksi di pasar secara umum.

      Mudah-mudahan penjelasan saya ini dapat membantu Bapak dalam mengambil keputusan investasi yang bijaksana…

      Semoga sukses selalu!

      Nico

  3. rony
    November 22nd, 2010 at 14:38 | #5

    @nico
    makasih pak nico atas penjelasannya. sekarang saya sangat mengerti betul dengan apa yang anda jelaskan, dan apa yang menjadi maksud penjelasan anda. terima kasih sekali lagi atas penjelasannya.

  1. No trackbacks yet.