Home > Pasar Internasional > Apakah kilapan emas mulai memudar?

Apakah kilapan emas mulai memudar?

Gold was not selected arbitrarily by governments to be the monetary standard.  Gold had developed for many centuries on the free market as the best money; as the commodity providing the most stable and desirable monetary medium.”

-Murray N. Rothbard-

Emas naik dalam rangkaian empat harinya berturut-turut Senin lalu dan mencapai rekor tertingginya pada US$1,575.79/toz, seiring pelemahan dolar AS dan maraknya demonstrasi di negara pengekspor minyak yang meningkatkan daya tarik emas sebagai mekanisme lindung nilai terhadap inflasi.  Kombinasi antara kebijakan moneter yang sangat longgar oleh sejumlah bank sentral, kekhawatiran kondisi hutang zona euro dan kerusuhan politik di Afrika Utara dan Timur Tengah telah menjadi faktor pendorong utama bagi laju kenaikan emas selama 3 bulan terakhir.

US dollar ternyata berhasil bangkit kembali

“Is it any wonder that gold is the traditional gift for the rare accomplishment of a couple’s 50th wedding anniversary? On the other hand, the couple that reaches the easily attainable one year anniversary gets to celebrate with the gift of, you guessed it, paper.”

-Darren C. Pollock, prudentbear.com-

Dari awal tahun ini, shorting atau menjual dolar AS adalah salah satu transaksi yang paling menguntungkan.  The U.S. dollar index misalnya, yang merupakan sebuah perhitungan tertimbang dari dolar AS lawan suatu keranjang yang terdiri atas beberapa mata uang, turun lebih dari 10% sejak bulan Januari 2011.

Untuk traders transaksi tersebut mudah sekali menyusul US dollar memang berada di bawah trend line terus, yang ditunjukkan oleh garis turun yang terputus-putus (lihat grafik diatas ini).  Namun apa yang akan terjadi jika dolar AS naik lagi?  Yang jelas banyak short positions atau posisi jual perlu dilikuidasi, yang akan menyebabkan a short squeeze, sebuah rally dari US dollar, dan penjualan komoditas secara besar-besaran.

Seperti saya katakan dalam artikel pekan lalu, “… setiap saat bisa terjadi sebuah pembalikan tren secara tidak terduga, yang memecahkan downtrend line yang terbentuk di grafik harian.  Maka hati-hati apabila Anda masih berminat untuk menjual US dollar …”  Dan itulah yang kita saksikan pada dua hari perdagangan terakhir.

Grafik harian yang saya tampilkan diatas dibuat pada hari Jumat sore, sebelum dolar AS melejit seperti roket hari Sabtu dini hari.  Tetapi saya dapat memastikan bahwa downtrend line sudah pecah karena the U.S. dollar index ditutup pada 74.914, dan dengan demikian melampaui resistance yang berada di 74.776.

Selain itu, MACD (Moving Average Convergence-Divergence) pun telah memberikan sinyal untuk beli maupun menunjukkan sebuah bullish divergence, baik MACD lines dan histogram-nya.  Maka kemungkinan besar dolar AS akan melanjutkan rebound dalam